:::: MENU ::::

Friday, 7 October 2016



       Cerita saya kali ini akan saya mulai dari sebuah Pos Kamling tidak jauh dari rumah saya, tepatnya di Tegalmulyo, Kepek, Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta. “Apa………. Pos Kamling!?” mungkin pertanyaan sekaligus rasa heran  dalam benak kita ketika membicarakan tentang Pos Kamling. Ataupun malah ketika terdengar kata “Pos Kamling” maka yang terbayang adalah tempat berkumpul warga untuk menghabiskan malam dengan main kartu.
Ilustrasi kegiatan main kartu di Pos Kamling
Oooowww….oow… tunggu dulu! Cobalah tengok sebuah Pos Kamling yang keren bin kekinian kalau menurut saya.
Gardu Pos Kamling sekaligus Perpustakaan Desa (Gardu Pintar)
Bisa kita lihat bahwa dari luar terlihat biasa saja tetapi mari kita lihat lebih dekat Pos Kamling ini punya berbagai keunggulan yang bisa menginspirasi kita.
Tulisan Gardu Pintar berada di dinding Pos Kamling
Pertama, ternyata Pos Kamling ini sudah didukung Teknologi Informasi dan Komunikasi yaitu Free Wifi dan Free TV. Sangat jarang kita menemukan yang Free Wifi dan Free TV yang tentunya kita akan sangat nyaman dan betah jika ikut kegiatan Ronda atau Siskamling disini. Koneksi Wifi disini menggunakan layanan produk dari Telkom yaitu Telkom Wifi.id yang tidak diragukan lagi mempunyai banyak kelebihan diantaranya:
1. kecepatan yang memuaskan
2. stabil
3. Cara Registrasi dan setting Wifi.id itu sangat mudah dan simpel
4. ada yang gratis dan ada yang berbayar.
Tentunya kalau mampir ke Pos Kamling di kampung saya pastinya kita akan mendapat layanan gratis ini yang disponsori oleh Telkom.
Sticker ini menandakan dalam jangkauan koneksi Wifi
Layanan dari Telkom Wifi.id di Pos Kamping ini adalah salah satu program bantuan dari Telkom Indonesia yang diperuntukan untuk masyarakat di seluruh Indonesia. Tentunya kami sebagai warga kampung bagian dari masyarakat Indonesia ikut merasa senang dan bangga atas bantuan tersebut.
layanan Wifi.id merupakan bantuan dari PT.Telkom Indonesia Tbk.

Jangan tanya masalah kecepannya, bisa mencapai 100 Mbps yang tentunya lebih dari cukup untuk berinternet ria.
Kecepatan up to 100 Mbps
Kedua, terdapat perpustakaan yang berisi buku-buku bacaan. Pos kamling sekaligus perpustakaan yang didukung dengan keberadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang berwujud koneksi Wifi membuat kita mudah mencari informasi.
Lemari berisi buku-buku bacaan
Ketiga, Clean and Green alias bersih karena mempunyai tempat sampah yang terdiri dari tiga jenis yaitu sampah plastik, sampah organik, dan kertas. Selain itu juga terdapat himbauan untuk tidak merokok.
Tempat sampah terdiri 3 kategori
Himbauan tidak merokok
Keempat, Ramah anak karena disini terdapat tempat bermain anak, sehingga anak-anak pun bisa bermain dengan riang gembira sambil belajar membaca buku di perpustakaan.
Ayunan untuk anak-anak
Awal Perkembangan Pos Kamling
Oiya… membicarakan tentang Pos Kamling, sebenarnya pada awalnya dulu Pos Kamling dibangun di setiap tingkatan RT / RW dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam lingkungan kecil. Karena untuk lingkup yang lebih besar yaitu menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) adalah merupakan tugas TNI , sedangkan untuk menjaga keamanan negara secara umum dilakukan oleh Polri :D heheheh
Awalnya kegiatan ataupun aktivitas yang dilakukan dalam Pos Kamling dinamakan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan), dilakukan dengan ronda berjalan berkeliling untuk menjaga keamanan setempat baik dengan jalan kaki, Ada juga yang sambil mengambil jimpitan (berupa beras atau uang) yang disiapkan dalam wadah kecil yang terletak di bagian depan rumah. Siskamling merupakan usaha dalam meningkatkan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat yang memberikan perlindungan dan pengamanan bagi masyarakat dengan mengutamakan upaya-upaya pencegahan dan menangkal bentuk-bentuk ancaman dan gangguan Kamtibmas.
Kadangkala disebagian masyarakat, Pos Kamling malah dijadikan ajang berkumpul untuk melakukan kegiatan yang tidak baik seperti berjudi main kartu atau malah minum-minuman keras. Mungkin karena awalnya fasilitas dalam Pos Kamling yang tidak lengkap membuat jenuh.
Lalu bagaimana gambaran atau contoh Pos Kamling yang baik, menarik dan menginspirasi. Tentunya apa yang dilakukan oleh masyarakat di Tegalmulyo, Kepek, Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta patut kita apresiasi  dan kita contoh. Karena dengan adanya Pos Kamling yang didalamnya terdapat kegiatan Siskamling yang manfaatnya antara lain: menjaga keamanan, antisipasi musibah/bencana, mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan antar warga masyarakat. Maka adanya Pos Kamling yang bernuansa digital dengan Sentuhan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang salah satunya menggunakan produk dari Telkom wifi.id ini perlu kita kembangkan di pelosok kampung/ desa seluruh Indonesia.
Harapan saya semoga dengan adanya Pos Kamling yang bernuansa Digital  di pelosok kampung/ desa seluruh Indonesia menjadikan salah satu wujud pembangunan dengan nuansa Teknologi Informasi dan Komunikasi di tingkat masyarakat dalam lingkungan kecil. Membangun Indonesia melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi tentunya bisa kita mulai dari lingkungan sekitar kita salah satunya contohnya adalah Pos Kamling dengan layanan Produk Telkom Wifi.id desa Tegalmulyo. Semoga menginspirasi kita semua sebagai warga negara Indonesia dan semoga Indonesia Makin Digital. 

#IndonesiaMakinDigital














Reaksi:

1 comment:

www.simbahzusuf.com SIMBAHZ